STUDI RETROSPEKTIF KARAKTERISTIK SUBJEK PASIEN KUTIL ANOGENITAL DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD WANGAYA DENPASAR PERIODE NOVEMBER 2023 – NOVEMBER 2024

Dewa Ayu Putu Mitha Paramitha Rahayu1, Grady1, dr. Tjok Dalem Pemayun, Sp. D.V.E., FINSDV, FAADV2 1Dokter Magang di Rumah Sakit Umum Wangaya Denpasar, Bali, Indonesia 2Departemen Penyakit Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar, Bali, Indonesia *Penulis Koresponden: Dewa Ayu Putu Mitha Paramitha Rahayu Email: Mithaparamitha185@gmail.com

Authors

  • Dewa Ayu Putu Mitha Paramitha RAHAYU RSUD Wangaya
  • Grady Grady Medical Doctor Intern at Wangaya General Hospital Denpasar, Bali, Indonesia
  • Tjok Dalem Pemayun Department of Dermatology and Venerology Diseases at Wangaya General Hospital Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33820/mdvi.v52i4.585

Keywords:

elektrokauterisasi, asam trikloroasetat (TCA), human papillomavirus (HPV), kondiloma akuminata (KA), Kutil anogenital (KAG)

Abstract

Pendahuluan: Kutil anogenital (KAG), dikenal sebagai kondiloma akuminata, adalah infeksi menular seksual yang paling umum di seluruh dunia, disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), tipe 6 dan 11 yang ditularkan melalui hubungan seksual. Tingginya angka kejadian KAG, disertai ketidaknyamanan lokal, gangguan psikososial, dan risiko transformasi maligna menjadi masalah kesehatan di masyarakat. Akan tetapi, karakteristik demografis dan klinis pasien KAG di rumah sakit daerah di Indonesia, khususnya di Bali, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik epidemiologi dan pola tata laksana KAG di poliklinik kulit dan kelamin sebuah rumah sakit rujukan daerah di Denpasar, guna memberikan data dasar bagi pengembangan strategi pencegahan dan penatalaksanaan yang lebih efektif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif pasien KAG yang berkunjung ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Wangaya Denpasar pada periode November 2023 hingga November 2024. Data pasien diperoleh dan diekstraksi dari rekam medis elektronik RSUD Wangaya. Hasil: Selama periode penelitian 1 tahun, dari total 762 pasien yang berkunjung, sebanyak 32 pasien didiagnosis kutil anogenital, dengan prevalensi 4,19%. KAG lebih banyak ditemukan pada laki-laki (59,4%), dengan insidensi tertinggi pada kelompok usia 17–25 tahun (43,8%). Sebagian besar pasien berpendidikan terakhir SMA (56,2%) dan bekerja di sektor swasta (56,3%). Riwayat hubungan seksual lebih dari satu pasangan dilaporkan 53,1% pasien. Terapi yang umum diberikan adalah asam trikloroasetat (TCA) (56,2%). Kesimpulan: Prevalensi kutil anogenital di rumah sakit tergolong tinggi, dengan variasi karakteristik pasien yang cukup luas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan strategi pencegahan dan tata laksana yang lebih efektif. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Workowski KA, Bachmann LH, Chan PA, Johnston CM, Muzny CA, Park I, Reno H, Zenilman JM, Bolan GA. Sexually Transmitted Infections Treatment Guidelines, 2021. MMWR Recomm Rep. 2021 Jul 23;70(4):1-187. doi: 10.15585/mmwr.rr7004a1. PMID: 34292926; PMCID: PMC8344968.

2. Puspawati NM, Gotama D. A retrospective study of condyloma acuminata profile in outpatient clinic of dermato-venereology Sanglah General Hospital Denpasar, Bali-Indonesia period 2015-2017. Bali Dermatology Venereology and Aesthetic Journal. 2018:1-3.

3. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Pathogenesis, Clinical Features, Epidemiology, Vaccination, and Surveillance of Human Papillomavirus, or HPV. 2024

4. Effendi A, Silvia E, Hamzah S, Ridhwan MA. Pola Penyakit Infeksi Menular Seksual di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSP Bintang Amin Periode 2 Januari 2016–31 Desember 2020. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan. 2021 Apr 17;2(2):43-8.

5. Yuan H, Li R, Lv J, Yi G, Sun X, Zhao N, Zhao F, Xu A, Kou Z, Wen H. Epidemiology of human papillomavirus on condyloma acuminatum in Shandong Province, China. Human Vaccines & Immunotherapeutics. 2023 Jan 2;19(1):2170662.

6. Rosado C, Fernandes ÂR, Rodrigues AG, Lisboa C. Impact of Human Papillomavirus Vaccination on Male Disease: A Systematic Review. Vaccines (Basel). 2023 Jun 9;11(6):1083. doi: 10.3390/vaccines11061083. PMID: 37376472; PMCID: PMC10302589.

7. Silvia E, Triwahyuni T, Hamzah MS, Hazni R. Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Angka Kejadian Kondiloma Akuminata. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan. 2021 May 18;2(2):49-54.

8. Anjani DD, Silvia E, Effendi A. Hubungan pekerjaan dengan angka kejadian kondiloma akuminata. JOURNAL OF Tropical Medicine Issues. 2021 Jun 9;1(1):16-20.

9. Bagus I, Jayadharma G, Agung A, Putra G. Gambaran karakteristik pasien kondiloma akuminata dengan infeksi HIV / AIDS di RSUP Sanglah , Denpasar , Indonesia tahun 2011-2015. Intisari Sains Medis. 2020;11(3):1308–12.

10. Diţescu D, Istrate-Ofiţeru AM, Roşu GC, Iovan L, Liliac IM, Zorilă GL, Bălăşoiu M, Cercelaru L. Clinical and pathological aspects of condyloma acuminatum–review of literature and case presentation. Romanian Journal of Morphology and Embryology. 2021 Apr;62(2):369.

11. Ren X, Qiu L, Ke W, Zou H, Liu A, Wu T. Awareness and acceptance of HPV vaccination for condyloma acuminata among men who have sex with men in China. Hum Vaccin Immunother. 2022 Nov 30;18(6):2115267. doi: 10.1080/21645515.2022.2115267. Epub 2022 Sep 13. PMID: 36099326; PMCID: PMC9746430.

12. Giovani GA, Puspawati D, Wiraguna AA. Terapi kondiloma akuminata menggunakan asam trikloroasetat 80% dan kalium hidroksida 10% pada seorang lelaki yang berhubungan seksual dengan lelaki. Medicina. 2018 Nov 25;49(3).

Published

2025-12-31

How to Cite

RAHAYU, D. A. P. M. P., Grady, G., & Pemayun, T. D. (2025). STUDI RETROSPEKTIF KARAKTERISTIK SUBJEK PASIEN KUTIL ANOGENITAL DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD WANGAYA DENPASAR PERIODE NOVEMBER 2023 – NOVEMBER 2024: Dewa Ayu Putu Mitha Paramitha Rahayu1, Grady1, dr. Tjok Dalem Pemayun, Sp. D.V.E., FINSDV, FAADV2 1Dokter Magang di Rumah Sakit Umum Wangaya Denpasar, Bali, Indonesia 2Departemen Penyakit Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar, Bali, Indonesia *Penulis Koresponden: Dewa Ayu Putu Mitha Paramitha Rahayu Email: Mithaparamitha185@gmail.com. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 52(4), 188–191. https://doi.org/10.33820/mdvi.v52i4.585